Tour Packages To Komodo Island From Labuan bajo and Flores overland Trip

Tour and travel that provide tour packages to Labuan bajo, Komodo Island trip, Flores overland, Wae Rebo village and Kelimutu Lake

Asal usul Orang Etnis Ngada Sampai Ke Flores

Asal – Usul Orang Ngadha sampai ke Pulau Flores

Dalam menelusuri sejarah asal muasal orang Ngadha, telah tercantum dalam syair Su’I Uwi yang merupakan ajaran pokok masyarakat suku Ngada. Dari Su’i Uwi itu sendiri menggambarkan bahwa orang Ngadha yang sekarang menghuni daerah diseputaran gunung Inerie bukan penduduk asli Flores (Ota Roja). Mereka adalah hasil dari proses kemigrasian yang telah dilakukan oleh para leluhurnya menuju Flores yang telah dilakukan selama berabad-abad (”na na peti fa’o da na leghe lapi”). Dikatakan dalam Su’i Uwi bahwa asal leluhur sebenarnya berasal dari suatu tempat yang sangat jauh dan sudah tidak diketahui namanya dengan pasti (pu’u zili Giu Pu’u Gema). Namun dari berbagai prediksi dan perkiraan yang didapat dari berbagi nara sumber asal leluhur orang Ngadha adalah India. Hal ini bisa dibuktikan dengan melihat secara langsung dalam penerapan tatanan kehidupan orang Ngadha yang memiliki kemiripan dengan peradapan Hindu Kuno. Kemiripan ini dapat disaksikan secara langsung pada keseharian masyarakat yang masih mempertahankan kasta dan ukiran yang mirip dengan huruf dan relief India. Dalam Su’i Uwi juga menjelaskan bahwa leluhur orang Ngadha juga merupakan para pelaut yang cukup tangguh sehingga dalam proses migrasi mereka selalu menggunakan perahu dari satu pulau ke pulau lain. Dari proses migrasi yang digambarkan di dalam Su’i dapat ditangkap dengan jelas tempat-tempat persinggahan sampai pada tempat akhir di Pulau Flores (Ota Roja). Daerah yang bersangkutan adalah India (pu’u Zili Giu pu’u Zili Tana India) sebagai tempat asal, Zealand (Selo One), Cina, Malaka (se’a gha Maza Tana Malaka), Jawa, Sumbawa (Raba), Sumba (Wio) dan sampai pada pendaratan di Ota Roja (Pulau Flores).
Su’i Uwi adalah ajaran pokok yang juga adalah pilar dari semua ajaran pokok dalam kehidupan masyarakat budaya Ngadha/rumpun penganut budaya Reba (budaya Ngadhu-Bhaga). Hal ini dikarenakan fungsi dan peranan daripada Su’i Uwi itu sendiri sangat mendasar dalam pengimplementasiannya pada kehidupan masyarakat Ngadha. Su’i Uwi merupakan kegiatan paling inti dalam melaksanakan ritus Reba yang merupakan upacara tahun baru tradisional masyarakat Ngadha yang biasa dilaksanakan pada malam terakhir atau yang dikenal dengan sebutan Kobe Dhoro.
Dalam Su’i Uwi terdapat banyak hal yang menjadi pilar kehidupan masyarakat Ngadha yang diantaranya adalah ajaran pokok, kepercayaan dan yang paling penting adalah tempat asal muasal orang Ngadha serta tempat-tempat singgahan dalam kemigrasian, asal muasal dari pada gadis yang diperistri pada masa lampau yang nantinya bercikal bakal terbentuknya bagi suku (woe). Berikut adalah Su’i Uwi yang disajikan satu persatu :

Baca : Syair Su’i Uwi

Updated: February 6, 2017 — 1:21 am
Nusa Flores Travel;Indonesia Tour Package To Komodo Island Flores Island Wae Rebo Kelimutu ; 2016 Frontier Theme