Paket Wisata Komodo 4 Hari (2 Malam Live On Board)

Paket Wisata Komodo 4 Hari (2 Malam Live On Board)

Note :
Silahkan memesan Penerbangan pagi sebelum pukul 11:00 pagi menuju Labuan Bajo. Penerbangan kembali dengan waktu fleksibel.

D1 Labuan Bajo – Pulau Kelor – Manjarite – Pulau Kalong (LD)

Tiba di Labuan Bajo dengan penerbangan pagi / siang. Sailing Komodo hari pertama mengunjungi :
Pulau Kelor ; snorkeling, berenang dan trekking
Dermaga Manjarite : snorkeling
Pulau Kalong ; melihat ribuan kelelawar keluar dari hutan bakau.
Makan malam kemudian bermalam di atas Kapal.

Dpaket wisata komodo2 Pulau Padar – Pulau Komodo – Pantai Pink – Gili Lawa (BLD)

Sarapan pagi di atas kapal, melanjutkan sailing mengunjungi :
Pulau Padar ; treking menuju view point
Pulau Komodo : trekking melihat Kadal Raksasa Komodo
Pantai Pink : Snorkeling dan berenang
Gili Lawa : sunset trekking
Makan siang dan makan malam disediakan di atas kapal. Bermalam di atas kapal

 

D3 Taka Makasar – Manta Point – Pulau Kanawa – Labuan Bajo (BLD)
Sarapan pagi di atas kapal. Berlayar menuju Taka Makasar ; Pulau Kecil berpasir putih nan eksotis. Dilanjutkan menuju Manta Point; berenang untuk melihat ikan pari. Perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Kanawa; berenang, bersantai dan snorkeling. Sore hari kembali ke Labuan Bajo. Tiba di Labuan Bajo, check in Hotel. Makan malam di hotel dan Acara Bebas.

D4 Airport Transfer Out (B)
Sarapan pagi di Hotel, berkemas dan check out. Mengunjungi Pusat Oleh – Oleh di Labuan Bajo. Diantar menuju Bandara dan Tour selesai

Harga Paket Wisata Termasuk :
1 malam menginap di Hotel sekitar Labuan Bajo
2 malam menginap di Kapal bercabin
Pemandu Wisata
Kendaraan Selama Tour
Air Mineral
Makan Sesuai yang tertera di itinerary
Peralatan Snorkeling
Tiket Masuk Objek Wisata
Ranger Taman Nasional

Harga Paket Wisata Tidak Termasuk :
Tiket Pesawat PP
Pengeluaran Pribadi
Optional Tour
Asuransi Perjalanan
Tiping

Apa yang dibawa :
Pakaian yang nyaman untuk aktivitas outddor,Kacamata, tabir surya, pakaian renang, kamera, topi, beberapa uang tunai, topi, sepatu trekking, Handuk

Paket Wisata Komodo 3 Hari ( Sharing Speedboat)

Paket Wisata Komodo 3 Hari ( Sharing Speedboat)
Note :
Penerbangan tiba dan Kembali dengan waktu fleksibel

D1 Airport Transfer In – Labuan Bajo Sunset (D)

Penjemputan di Bandara Labuan Bajo oleh perwakilan kami. Berkendara ke Hotel untuk Check-in. Mengunjungi Gua Batu Cermin di Kota Labuan Bajo kemudian Bukit Amelia di kota untuk melihat indahnya matahari terbenam di perairan Labuan Bajo.

D2 Komodo Fullday Tour Dengan SpeedBoat (BLD)

paket wisata komodoDijemput pagi hari di hotel sekitar pukul 05:30 menuju Pelabuahan Labuan Bajo. Komodo Fullday tour menggunakan sharing speedboat beserta wisatawan lain menuju Taman Nasional Komodo. Destinasi yang akan dikunjungi selama Komodo Fullday Tour adaalah :
Pulau Padar; satu dari 3 pulau besar di Taman Nasional Komodo, disini anda diajak oleh tour guide menuju Puncak bukit untuk meilhat secara utuh keeksotisan Pulau Padar dengan 3 pantai yang melekuk sempurna tampak dari kejauhan.
Pulau Komodo; treking dari Pos Loh Liang bersama Ranger Taman Nasional untuk melihat secara langsung Kadal Raksasa Varanus Komodoensis di alam terbuka. Makan siang di atas speedboat di sekitar Taka Makasar.
Taka Makasar ; Pulau kecil berpasir putih dengan airnya yang sangat jernih.
Manta Point; tempat terbaik di TNK untuk melihat dan berenang bersama Manta / Ikan Pari
Pulau Kanawa; Pulau yang berjarak 15 km dari Labuan Bajo, memiliki karang yang indah dan terdapat resort tempat bersantai dan refreshing.
Sore hari kembali ke Labuan Bajo dan diantar kembali menuju Hotel.
Jam 19:00 anda akan dijemput untuk makan malam dan selanjutnya acara bebas.

D3 Airport Transfer Out (B)

Sarapan pagi di hotel,check out, diantar menuju Pusat Oleh – Oleh. Diantar menuju bandara dan tour selesai

Harga Paket Wisata Termasuk :
2 Malam menginap di Hotel
Transfer Bandara
Sharing Speeboat
tiket masuk Taman Nasional Komodo
Makanan yang tercantum dalam rencana perjalanan
Pemandu Wisata di Speedboat
Peralatan snorkeling
2 malam menginap di hotel di Labuan Bajo

Harga Paket Tour Tidak Termasuk :
Asuransi perjalanan
Opsi Tour lainnya
Pengeluaran pribadi

Apa yang dibawa :
Pakaian yang nyaman untuk aktivitas outddor,Kacamata, tabir surya, pakaian renang, kamera, topi, beberapa uang tunai, topi, sepatu trekking, Handuk

Paket Wisata Komodo 3 Hari ( 1 malam Live On Board)

Paket Wisata Komodo 3 Hari ( 1 malam Live On Board)
Note :
Silahkan memesan Penerbangan pagi sebelum pukul 11:00 pagi menuju Labuan Bajo dan penerbangan kembali dengan waktu fleksibel

paket wisata pulau komodoD1 Bandara Labuan Bajo –Pulau Kelor – Pulau Padar (LD)

Penjemputan di bandara Labuan Bajo menuju pelabuhan Labuan Bajo. Mulai Berlayar, pertama mengunjungi Pulau Kelor; snorkeling, trekking dan berenang. Kemudian menuju Pulau Padar; trekking menuju view point untuk melihat panorama pulau padar. Perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Kalong sambil menikmati keindahan matahari terbenam dan melihat ribuan kalong terbang di Pulau Kalong . Makan malam dan bermalam di kapal.

 

D2 Pulau Padar – Pulau Komodo – Pantai Pink – Taka Makasar – Manta Point – Labuan Bajo (BLD)

Sarapan sambil menikmati indahnya matahari terbit. Trekking di Pulau Komodo; Loh Liang untuk melihat Komodo Dragon dan satwa liar lainnya. Snorkeling, berenang dan nikmati pemandangan indah dari sudut pandang Pantai Pink. Singgah di Taka Makasar setelah snorkeling untuk melihat Manta Rays di Manta point. Kembali ke Labuan Bajo. Check in dan makan malam.

D3 Transfer Out (B)

Makan pagi di hotel, acara bebas sampai waktu check out, loading barang bawaan dan transfer ke bandara.

Harga Paket Wisata Termasuk :
Airport Transfer in / Out
Kapal wisata bercabin
Biaya masuk Taman Nasional Komodo
Ranger Taman Nasional
Pemandu wisata
Air mineral
Peralatan snorkeling
Makanan yang tercantum dalam rencana perjalanan

Harga Paket Wisata Tidak Termasuk :
Asuransi perjalanan
Opsi Tour lainnya
Pengeluaran pribadi

Apa yang dibawa :
Pakaian yang nyaman untuk aktivitas outddor,Kacamata, tabir surya, pakaian renang, kamera, topi, beberapa uang tunai, topi, sepatu trekking, Handuk

Paket Wisata Pulau Rinca 2 Hari (Live On Board)

Paket Wisata Rinca 2 Hari (Live On Board)
Note :
Silakan memesan Penerbangan Pagi sebelum pukul 11:00 menuju Labuan Bajo dan Hari ke-2 menggunakan penerbangan Sore / Penerbangan siang diatas pukul 14:00 – dari Labuan Bajo

D1 Labuan Bajo – Pulau Kelor – Manjarite – Pulau Rinca (LD)

paket wisata pulau rincaPenjemputan di bandara Labuan Bajo (LOB) pagi hari. Menuju Pelabuhan Labuan Bajo. Berangkat dari Labuan Bajo ke Pulau Kelor; snorkeling / berenang / trekking. Snorkeling di Manjarite. Mengunjungi Loh Buaya di Pulau Rinca; trekking untuk melihat Komodo Dragon dan binatang liar lainnya. Menyaksikan matahari terbenam dan melihat ribuan kalong terbang di sekitar Pulau Kalong. Makan malam dan bermalam di kapal.

 

 

 

D2 Pulau Kanawa – Labuan Bajo Airport (B)

Berlayar ke Pulau Kanawa pagi hari sambil menikmati sarapan pagi. Mengunjungi Pulau Kanawa; pulau kecil dengan basic resort. Snorkeling, trekking, berenang dan relax di pantai berpasir putih. Kembali ke Labuan Bajo dan transfer out Bandara Labuan Bajo.

Harga Paket Tour Termasuk:
Transfer In dan Out Bandara
Kapal Wisata Komodo
Tiket Masuk Objek Wisata
Ranger Taman Nasional
Pemandu wisata
Air mineral
Peralatan snorkeling
Makanan yang tercantum dalam rencana perjalanan

Harga Paket Tidak Termasuk :
Asuransi perjalanan
Opsi Tour lainnya
Pengeluaran pribadi
Apa yang dibawa :
Pakaian yang nyaman untuk aktivitas outddor,Kacamata, tabir surya, pakaian renang, kamera, topi, beberapa uang tunai, topi, sepatu trekking, Handuk

About Flores Island Culture

flores island cultureFlores is culturally very diverse place. It can be roughly divided into 10 etnicities with their own languages, yet within these the languages they also differ ever so slightly between villages. Indonesia is widely spoken as well, and is the lingua france all over the island.
Like everywhere in Indonesia, religion and spirituality are an important part of life. If you engage in conversation with Indonesians, one of the very first questions will be about your agama or religion. In Flores, 90% are catholic and even in the smallest village there is a church. Muslim minorities can be found along the coast, and all biger town have mosque. Greater muslim populations can be found in Ende and Labuan Bajo.
Ancient traditions and rituals (adat) are still very much alives as well and have been interwoven into Christianity. Ofter, two opposite concept such as man and woman, eart and sky, inside and outside, form the base of these traditional beliefs. Mutually dependent, one unable to exist without the other, they form a circle of life whose continuity has to be maintained through rituals and ceremonies. Spirit, good or evil, are omnipresent and meddle with people’s lives. Regular offerings help keep them at bay. Ceremonies are held at major events in people’s live, such as birth and death, weddings, traveling and in case of illness. Communal rituals are perfomed to bless sowing, planting or harvesting. Ritual often involve animal sacrifices. Many villages have rumah adat or traditional houses which is built in an traditional way and often beautifully decorated with wooden figurines and simbol-laden carvings. Rumah adat and other sacred objects can only be made from specific species of trees.

About Flores Island

Flores Island History
Flores Island History
Before the first ships arrived, the florinese people lived in scattered village each tribe with its own social structure and traditions. Some coastal area were occupied by the makasarere and bugis from south Sulawesi which traded gold and elephant tusk for cinnamons, cotton and other goods. They also frequenly invaded flores for slave raids. In the 15th to 16th centuries eastern flores was ruled by ternate emperors from Maluku, while the west was in the hands of the sultanates of Sumbawa and Sulawesi.

flores island

Bena Village

Around 1570, the portugese disembarked on flores, drawn in by the lucrative spice trade. They brought catolicism which is still the main religion on Flores. The portugese capital was the harbor town of Larantuka. Portuguese soldiers, sailor and traders married local women and the population soon intermixed. Their descendants called themselves Larantuqueirors or topasses. They had a huge influence and controlled most of the local trade, especially the profitable sandalwood from timor.
The dutch who had arrived after the Portuguese but soon controlled most of Indonesia, wished to get rid of the Portuguese for good. After long struggles the protuguese were finaly defeated and they sold their remaining enclaves including Larantuka, retreating to east timor in 1769. The dutch, however were busy extending their influence in other parts of Indonesia and appointed local rules govern Flores. Only in 20th century did they venture to increase flores profitability and take over the rule. This was followed by a period of unrest and in 1907 tribal uprisings were suppressed with a bloody military operation
During world war II, flores was occupied briefly by the Japanese from 1942-1945. As Indonesia became independent under nationalist leader and first precident Soekarno in 1949, Flores became part of new nation. In 1966, after an attempted coup had led to the slaughter of thousands of communists by general Soeharto and his troops, soekarno surrendered the government to Soeharto. A 31 year-long military dictatorship followed. Under soeharto’s new order regime economy developed, yet opposition counter movements and freedom of specch were oppressed and corruption seethed.